Pengaruh Beban Kerja, Imbalan, dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Harita Group Kantor Cabang Labuha

Authors

  • Radit Geisler Totononu Universitas Sam Ratulangi Author
  • Riane Johnly Pio Universitas Sam Ratulangi Author
  • Danny D.S. Mukuan Universitas Sam Ratulangi Author

DOI:

https://doi.org/10.57207/wsb2me64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja perusahaan, khususnya pada PT Harita Group Kantor Cabang Labuha yang memiliki jumlah karyawan relatif terbatas, yaitu 32 orang. Dalam praktiknya, ditemukan adanya indikasi beban kerja yang cukup tinggi, sistem imbalan yang perlu dievaluasi efektivitasnya, serta tingkat stres kerja yang tercermin dari fluktuasi absensi karyawan. Kondisi tersebut diduga berpengaruh terhadap kinerja karyawan, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk memperoleh bukti empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja, imbalan, dan stres kerja terhadap kinerja karyawan PT Harita Group Kantor Cabang Labuha, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan populasi seluruh karyawan PT Harita Group Kantor Cabang Labuha yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode sampling jenuh (sensus). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan alat analisis regresi linear berganda melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, imbalan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan stres kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, beban kerja, imbalan, dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT Harita Group Kantor Cabang Labuha. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan beban kerja yang proporsional, pemberian imbalan yang adil dan sesuai, serta pengendalian tingkat stres kerja menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dengan demikian, perusahaan perlu merumuskan kebijakan manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif agar kinerja karyawan dapat terus ditingkatkan secara optimal.

Downloads

Published

2026-06-30