Dinamika Integrasi Sediaan Farmasi Tradisional dan Peran Tenaga Kesehatan pada Layanan Kesehatan Primer di Kabupaten Minahasa Utara

Authors

  • Asep Rahman Universitas Sam Ratulangi Author
  • Hilman Adam Author
  • Irny Evita Maino Author

DOI:

https://doi.org/10.57207/y18qdm23

Abstract

Integrasi layanan kesehatan tradisional dalam pelayanan kesehatan primer menjadi salah satu agenda strategis nasional di Indonesia. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan, khususnya terkait pengembangan sediaan farmasi tradisional dan keterlibatan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan integrasi sediaan farmasi tradisional serta peran tenaga kesehatan dalam layanan kesehatan primer di Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap tenaga kesehatan di Puskesmas Talawaan dan Puskesmas Tatelu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi belum optimalnya legalitas sediaan farmasi tradisional seperti minyak atsiri dan ramuan herbal, keterbatasan tenaga kesehatan terlatih, belum masuknya layanan tradisional dalam skema BPJS, serta minimnya dukungan regulasi dan anggaran. Di sisi lain, terdapat potensi besar pengembangan sediaan farmasi berbasis tanaman obat lokal yang didukung tingginya pemanfaatan obat tradisional oleh masyarakat. Penguatan kapasitas tenaga kesehatan, standarisasi sediaan farmasi tradisional, serta dukungan regulasi menjadi faktor penting dalam mendorong integrasi layanan kesehatan tradisional yang berkelanjutan di layanan kesehatan primer.

Downloads

Published

2025-12-31