Gambaran Pola Polifarmasi pada Pasien Geriatri yang Menggunakan Obat Antihipertensi di Puskesmas Kakaskasen Tomohon

Authors

  • Mutiara Gabrielle Mait Universitas Sam Ratulangi Manado Author
  • Meilani Jayanti Universitas Sam Ratulangi Manado Author
  • Christel Nataniel Sambou Universitas Sam Ratulangi Manado Author

DOI:

https://doi.org/10.57207/h957xb43

Keywords:

Hipertensi, polifarmasi, geriatri

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang memerlukan pengelolaan jangka panjang. Salah satu tantangan dalam terapi hipertensi adalah polifarmasi, yaitu penggunaan beberapa obat secara bersamaan, yang dapat memengaruhi keberhasilan kontrol tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan polifarmasi pada pasien geriatri yang menggunakan obat antihipertensi di Puskesmas Kakaskasen Tomohon. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Data diperoleh secara retrospektif dari rekam medis pasien hipertensi periode Oktober–Desember 2025 dengan teknik consecutive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 389 pasien. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik pasien, diagnosis, jumlah obat yang digunakan, serta kombinasi terapi antihipertensi dan obat komorbid. Kombinasi terapi yang paling banyak digunakan melibatkan golongan Calcium Channel Blocker (CCB), Angiotensin Receptor Blocker (ARB), β-blocker, diuretik, antidiabetik, antihiperlipidemia, dan antihiperurisemia. Kombinasi yang paling sering ditemukan adalah Amlodipin–Bisoprolol–Candesartan dengan variasi tambahan obat komorbid. Seluruh sampel yang dianalisis menunjukkan penggunaan ≥5 jenis obat sehingga termasuk kategori polifarmasi.

Downloads

Published

2026-06-30