Analisis Pola Penggunaan Antidiabetik Oral terhadap Kadar Glikohemoglobin (HbA1c) Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tuminting
DOI:
https://doi.org/10.57207/g9cts955Keywords:
Diabetes melitus tipe 2, antidiabetik oral, ketepatan penggunaan obat, HbA1cAbstract
Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi, termasuk di Sulawesi Utara, yang memerlukan terapi antidiabetik oral secara berkelanjutan, di mana ketepatan penggunaannya berperan penting terhadap outcome klinis berupa kontrol kadar glikohemoglobin (HbA1c). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan antidiabetik oral dan hubungannya dengan HbA1c pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Tuminting. Penelitian menggunakan desain analitik observasional cross-sectional dengan pengambilan data retrospektif dari rekam medis pasien periode Januari – April 2026 terhadap 85 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa monoterapi merupakan terbanyak (58,81%), dengan metformin sebagai obat utama (31,76%). Pola penggunaan obat berdasarkan ketepatan pasien, indikasi, dan obat mencapai 100%, namun terdapat 9,41% pasien dengan ketidaktepatan dosis. Uji statistik Fisher's exact test menunjukkan hasil p = 0,279 (p > 0,05) dengan nilai odds ratio (OR) sebesar 0,36. Kesimpulannya, tidak terdapat hubungan bermakna antara pola penggunaan antidiabetik oral dengan kadar HbA1c pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Tuminting, dengan nilai OR mengindikasikan peluang HbA1c terkontrol lebih rendah pada kelompok tepat obat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eurike Wongkar, Deby Afriani Mpila, widya astuty lolo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya di Jurnal Lentera Farma menyetujui ketentuan berikut: Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.






