Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Generik di Desa Wori Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara
DOI:
https://doi.org/10.57207/e3b31t62Abstract
Rendahnya penggunaan obat generik dimasyarakat dikarenakan pengetahuan masyarakat tentang obat generik masih kurang. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang obat generik, obat bermerek serta obat paten, dikarenakan persepsi tentang obat generik memiliki kualitas rendah, disisi lain masyarakat berpersepsi bahwa obat paten adalah obat yang berkualitas dibandingkan obat generik dan generik bermerek dagang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik yang ada di Desa Wori Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Metode penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan instrument (kuesioner), dengan desain survei cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat Desa Wori yang termasuk dalam kriteria inklusi sebanyak 100 sampel. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden tentang definisi, manfaat, kebijakan, penggolongan, dan mutu obat generik sebagian masuk dalam kategori baik dengan persentase berturut-turut sebesar 54%, 85%, 79%, 95%, 28%. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan tentang obat generik di Desa Wori termasuk dalam kategori baik 82%.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang mempublikasikan naskahnya di Jurnal Lentera Farma menyetujui ketentuan berikut: Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.






