Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Mangrove Rhizophora Apiculata dan Sedimen di Kelurahan Meras Kecamatan Bunaken Kota Manado

Authors

  • Wawan Nurmawan Universitas Sam Ratulangi Author
  • Tommy B. Ogie Universitas Sam Ratulangi Author
  • Fabiola B. Saroinsong Universitas Sam Ratulangi Author

DOI:

https://doi.org/10.57207/hfv26197

Keywords:

bioindikator, logam berat, mangrove, Rhizophora apiculata

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki kemampuan ekologis dalam menyerap dan mengakumulasi logam berat dari lingkungan pesisir, sehingga berperan penting sebagai bioindikator pencemaran. Kawasan mangrove di Kelurahan Meras, Kecamatan Bunaken, Kota Manado merupakan wilayah pesisir yang berpotensi terpapar aktivitas antropogenik seperti permukiman, pariwisata, dan aktivitas perairan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan logam berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada mangrove jenis Rhizophora apiculata dan sedimen di sekitarnya. Pengambilan sampel dilakukan pada bagian akar, kulit batang, daun, dan sedimen dari tiga individu mangrove yang dipilih secara purposif. Analisis kandungan logam berat menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan Pb pada seluruh sampel berada di bawah batas deteksi alat (<0,15 mg/kg), sedangkan kandungan Cd berada di bawah <0,02 mg/kg. Nilai tersebut berada di bawah ambang batas baku mutu lingkungan yang ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 dan standar internasional (ANZECC, 2000). Rendahnya konsentrasi Pb dan Cd menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Kelurahan Meras masih relatif baik dan belum mengalami pencemaran logam berat secara signifikan. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Rhizophora apiculata berpotensi sebagai bioindikator kualitas lingkungan pesisir serta berkontribusi dalam mitigasi pencemaran logam berat di ekosistem mangrove pesisir Manado.

Kata kunci: bioindikator

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alongi, D. M. (2012). Carbon sequestration in mangrove forests. Carbon Management, 3(3), 313–322. https://doi.org/10.4155/cmt.12.20 DOI: https://doi.org/10.4155/cmt.12.20

ANZECC (Australia and New Zealand Environment and Conservation Council). (2000). Australian and New Zealand Guidelines for Fresh and Marine Water Quality. Volume 1. Canberra: ANZECC & ARMCANZ.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Mangrove Rhizophora Apiculata dan Sedimen di Kelurahan Meras Kecamatan Bunaken Kota Manado. (2026). Jurnal Lentera: Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 7(1), 81-87. https://doi.org/10.57207/hfv26197