Pengelolaan Lanskap Pertanian untuk Konservasi Tanah dan Air di Gunung Kawatak Langowan

Authors

  • Andhika K.B. Mairi Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi Author
  • Fabiola B. Saroinsong Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi Author
  • Josephus I. Kalangi Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi Author

DOI:

https://doi.org/10.57207/p0f1vj75

Keywords:

koservasi tanah dan air, lanskap pertanian, erosi tanah, kerusakan lahan, pengelolaan lanskap

Abstract

Pengelolaan lanskap pertanian pada daerah dengan topografi berlereng membutuhkan upaya konservasi yang tepat agar kualitas tanah dan ketersediaan air tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik konservasi tanah dan air oleh petani serta menggambarkan kondisi kerusakan lanskap pertanian di wilayah Gunung Kawatak, Langowan. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 30 orang petani sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif serta didukung dengan uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani telah menerapkan teknik konservasi tanah dan air pada lanskap yang mereka kelola. Sebanyak 93,3% responden menyatakan telah menerapkan teknik konservasi, sedangkan sisanya belum menerapkannya. Tingkat efektivitas teknik konservasi dinilai baik hingga sangat baik oleh mayoritas responden. Pemeliharaan terhadap teknik konservasi juga dilakukan secara rutin oleh sebagian besar petani. Kondisi lanskap pertanian di wilayah penelitian secara umum dinilai masih relatif baik dengan tingkat kerusakan lanskap yang rendah. Sebagian besar responden menyatakan tidak terdapat erosi pada lanskap pertanian mereka, sementara erosi yang ditemukan umumnya berada pada kategori ringan hingga sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan dan pemeliharaan teknik konservasi tanah dan air berkontribusi dalam menjaga kestabilan lanskap pertanian serta mendukung keberlanjutan pengelolaan lanskap pada wilayah berlereng.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanda, L., Yanuar, F., & Devianto, D. (2019). Uji Validitas dan Reliabilitas Tingkat Partisipasi Politik Masyarakat Kota Padang. Jurnal Matematika UNAND, 8(1), 179–188. DOI: https://doi.org/10.25077/jmu.8.1.179-188.2019

Auliyani, D. (2020). Upaya Konservasi Tanah dan Air pada Daerah Pertanian Dataran Tinggi di Sub-Daerah Aliran Sungai Gandul. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 25(3), 382–387. DOI: https://doi.org/10.18343/jipi.25.3.382

FAO. (2017). Soil and Water Conservation for Sustainable Agriculture. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Haryati, S., & Widodo, S. (2018). Teknik Konservasi Tanah pada Lahan Pertanian di Daerah Lereng. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 23(1), 45–54.

Kalangi, I. J. I., Saroinsong, F. B., Langi, I. M. A., & Wahyuningsih, E. S. (2026). Pengantar Kebijakan Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim.

Parenja, J. A., Salsabila, M. A. Z., & Parasnalurita, D. (2025). Terasering sebagai Solusi Erosi di Lahan Kritis. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(3), 4775–4787.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. (2007). Panduan Konservasi Tanah dan Air. Jakarta: Balitbang Pertanian.

Saroinsong, F., & Timbayo, J. E. (2025). Natural Reservoirs, An Nature-Based Solutions (NBS) Option for Water Conservation. Journal of Literacy and Education, 1(2), 50–56. DOI: https://doi.org/10.57207/f91hfc21

Sutrisno, N., & Heryani, N. (2014). Teknologi Konservasi Tanah dan Air untuk Mencegah Degradasi Lahan Pertanian Berlereng. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 32(3).

Saroinsong, F., & Muntu, J. (2025). Rehabilitating Critical Land in the Watersheds of North Sulawesi Province, Indonesian: Strategies and Community-Based Implementation. Asia Pacific Journal of Interdisciplinary Studies, 1(2), 23–27. DOI: https://doi.org/10.57207/2s927508

Tasik, H. A., Kalangi, J. I., & Saroinsong, F. B. (2026). Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 7(1), 42–48. DOI: https://doi.org/10.57207/v1n97216

Turnip, R. E., Nurmawan, W., & Saroinsong, F. B. (2026). Management Strategies and Methods for Adaptation of Conservation Areas to Climate Change: A Technological Approach. Jurnal Lentera Hijau Indonesia, 1(1), 38–46.

Downloads

Published

2026-07-14

How to Cite

Pengelolaan Lanskap Pertanian untuk Konservasi Tanah dan Air di Gunung Kawatak Langowan. (2026). Jurnal Lentera: Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 7(2), 132-136. https://doi.org/10.57207/p0f1vj75