Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Hidup Lansiadi Desa Kasuratan Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa
DOI:
https://doi.org/10.57207/4cag6e49Keywords:
Physical Activity, Quality of Life, Elderly, Aktivitas Fisik, Kualitas Hidup, LansiaAbstract
Menua merupakan tahap yang paling terakhir yang dimana banyak perubahan yang terjadi mulai dari kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial dan hubungan dengan lingkungan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup lansia di Desa Kasuratan Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa pada bulan mei-juni tahun 2025. Metode Penelitian dilakukan secara kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ditentukan dengan rumus Lemenshow yaitu 73 lansia usia diatas 60 tahun di Desa Kasuratan dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling menggunakan Variabel bebas aktivtas fisik dan variabel terikat Kualitas Hidup. Instrumen yang digunakan yaitu WHOQOL dan IPAQ. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik Chi Square (α = 0,05). Penelitian ini mendapatkan hasil analisis chi square yaitu Aktivitas fisik dengan Kualitas hidup domain fisik, domain Psikologis, domain Hubungan Sosial, dan domain didapati hasil > 0,05. Kesimpulan penelitian yaitu Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup lansia di desa kasuratan kecamatan remboken kabupaten minahasa dengan nilai p>0,05.





